Berita  

Fokus Memperkuat Pendidikan, NU CARE-LAZISNU Kedamean Salurkan Beasiswa untuk 18 Kader NU

Avatar photo

KEDAMEAN, NU Online — Komitmen NU CARE-LAZISNU MWCNU Kedamean dalam memperkuat pendidikan dan kaderisasi diwujudkan melalui Program Beasiswa Kader NU. Sebanyak 18 kader NU menerima beasiswa dengan total nilai bantuan mencapai Rp112.300.000.

 

Penyerahan beasiswa secara simbolis berlangsung di Kantor MWCNU Kedamean pada Sabtu (15/8/2026). Program tersebut merupakan hasil kolaborasi NU CARE-LAZISNU MWCNU Kedamean dengan Universitas Islam Al Azhar Gresik (UIZ) dan PKBM Lestari Kedamean.

 

Melalui program NU CARE-Cerdas ini, para penerima beasiswa mendapatkan dukungan pendidikan untuk melanjutkan studi pada jenjang S1 dan S2. Selain membantu akses pendidikan, program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kapasitas kader NU agar memiliki bekal akademik sekaligus komitmen pengabdian.

 

Ketua LAZISNU MWCNU Kedamean, Achmad Ali, menegaskan bahwa beasiswa tersebut tidak sekadar menjadi bantuan biaya pendidikan.

 

Program ini diharapkan tidak hanya membantu kader dalam menyelesaikan pendidikan, tetapi juga melahirkan kader NU yang memiliki kapasitas akademik dan komitmen untuk berkhidmat,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, penerima beasiswa diharapkan dapat mengikuti proses perkuliahan dengan baik, mempertahankan indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,0, serta tetap aktif dalam berbagai kegiatan dan pengabdian di lingkungan MWCNU Kedamean.

Ketua Tanfidziyah MWCNU Kedamean, Abd. Wakid, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi antara NU CARE-LAZISNU, UIZ Gresik, dan PKBM Lestari Kedamean.

“Semoga beasiswa ini menjadi jalan bagi para kader untuk terus belajar, berkembang, dan memberikan manfaat dengan berkhidmat kepada NU,” ungkapnya.

Sementara itu, Pengurus PKBM Lestari Kedamean, Dimas Suganda, menyebut kolaborasi tersebut sebagai langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan bagi kader NU.

Menurutnya, proses pembelajaran nantinya akan dilaksanakan dengan sistem daring dan tatap muka sesuai kesepakatan serta kebutuhan para peserta.

Wakil Rektor I UIZ Gresik, Rahmad Rudianto, menjelaskan bahwa perkuliahan bagi penerima program dilaksanakan pada Jumat hingga Ahad. Ia juga menyampaikan bahwa pendaftaran program masih dibuka hingga Oktober.

“UIZ terbuka untuk semua golongan sehingga semua memiliki kesempatan untuk berkuliah. Semoga seluruh penerima beasiswa dapat mengikuti proses pendidikan dengan baik,” katanya.

Penyerahan beasiswa dilakukan secara simbolis oleh para mitra kolaborasi dan disaksikan oleh seluruh penerima Beasiswa Kader NU.

Program Beasiswa Kader NU ini menjadi bagian dari ikhtiar NU CARE-LAZISNU MWCNU Kedamean dalam menghadirkan kemanfaatan yang lebih luas di bidang pendidikan. Tidak hanya membuka akses bagi kader untuk melanjutkan pendidikan, program tersebut juga diharapkan menjadi ruang untuk menyiapkan kader NU yang berilmu, berdaya, dan memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat.

 

Kolaborasi antara lembaga filantropi, perguruan tinggi, dan lembaga pendidikan tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak kader dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *